Skip to main content

Posts

Showing posts with the label badminton indonesia

Ngalor ngidul tentang badminton Indonesia

Postingan ini saya tulis saat menunggu suami di bengkel. Oh, I hate bengkel, karena bengkel sangat akrab dengan kata menunggu. Untung ada aplikasi berlogo huruf yang sama dengan inisial saya, aktivitas menunggu nan boring itu bisa bikin kita produktif juga cyyn! *sumpah saya nggak di endorse Wordpress* Walaupun saya lg di bengkel dimana sejauh mata memandang, isinya cuma kaleng oli, ban bekas dan mas-mas montir yang usaha bener keliatan kece dgn memakai overall berbahan jeans plus iket kepala yg ga jelas warna asli nya apa. Namun diantara benda-benda dan organisme perbengkelan itu, pikiran saya terbang menerawang ke tempat lain, ke sana. Iya ke sana itu. Apalagi kalo bukan ke badminton ku sayang. Bulu-bulu angsa yang mengerucut yang bahasa gampangnya shuttlecock terasa menari-nari di kepala saya. Rasanya weekend ada yang kurang kalo lagi gak ada turnamen. Tadi pagi saya pun ngubek-ngubek site nya BWF dan langsung ke page calendar. Dengan mulut manyun saya tutup kembali page itu. Kuciw...

Support Badminton, Love our Indonesia

Me : Yeay! go Indonesia! Friend : Oh look at you, fanatic supporter as always. They never win anyway, this is no longer Susi Susanti era. Me : Oh, don't bother, they don't even need support from a skeptical person like you :) Always happened. Every time! Well okay, what we have now is not a dream team like what China have, but this is the reality that our badminton is not in it's best era. Long time back, we  never worried because in Men's Doubles we were (almost) always won the game, sometimes it was an all Indonesian Final. Even though the Women's Singles were not harvesting as MD, but we can always count on Susi Susanti or Mia Audina. Remember the Atlanta Olympic 1996 ? Two out of three podium space for Women's Singles was belong to Indonesia.That was Superb! Nowadays? The best stages for our female players was semifinal Beijing Olympic 2008, Maria Kristin Yulianti won the bronze medal after demolished Lu Lan from China. After that? it's like in North Pol...