Skip to main content

Jawab rasa penasaranmu, ini dia asrama atlet muda bulutangkis kita :)

Speechless. Bengong-bengong. Diakhiri dengan senyum-senyum sendiri.

Apakah saya jadi gila? jawabannya belum. Apakah saya agak gila? jawabannya mungkin. Apakah saya dapet berita bahagia? jawabannya iya. Apakah berita itu berkaitan dengan bulutangkis? jawabannya TEPAT SEKALIIIIIII !!!!!!

Si gila bulutangkis ini baru saja mendapat berita bahagia dari Titiw, rekan saya yang kelihatannya juga nyaris hilang ingatan saking gembiranya. Adalah berita dari Djarum yang mengundang kami dalam acara audisi beasiswa yang diselenggarakan oleh PB Djarum di Kudus.

Kenapa kami? kenapa?

Nampaknya passion kami akan badminton yang sudah melampaui ambang batas normal yang menjadikan kami terpilih untuk meliput acara ini. Woro-woro di twitter dan facebook saat kejuaraan Thomas-Uber 2010 kemarin adalah puncaknya, dimana timeline Twitter saya dipenuhi hashtag #thomasuber2010 , #badmintonfreak , #badmintonaddict dan #badmintonIndonesia semua. Ditambah lagi dengan berlanjutnya aksi kami di Djarum Indonesia Open Super Series 2010, yang tentunya makin membuat jari kapalan karena sibuk ngetweet pertandingan dan yang paling menarik : side news disela-sela pertandingan. Selain itu, blog saya www.badmintonaddict.wordpress.com juga menjadi saksi bisu (dan pasrah) yang merupakan wadah utama untuk menyalurkan hasrat kecintaan saya pada olahraga ini. Blog ini jugalah yang membawa saya sedikit demi sedikit merangkak menuju impian saya yaitu wara-wiri bergerilya memajukan bulutangkis Indonesia Raya ini. Hal inilah yang menarik Djarum untuk mengundang kami dan menyaksikan acara audisi ini.

Singkat kata, setelah tumpengan saya akhirnya berangkat menuju Kudus, dimana audisi ini dilangsungkan. Inilah kali pertama saya menginjakkan kaki di tanah Kudus. Apa yang ada di pikiran saya saat pertama tiba di kudus? Soto? Bukan. Sebagai badminton freak yang sangat sangat akut, pikiran saya langsung menerawang ke Haryanto Arbi, Liem Swie King, bahkan Zelin Resiana yang kini telah bahagia bersama Joko Suprianto.... ternyata disinilah mereka memulai semuanya....

[caption id="attachment_272" align="aligncenter" width="247" caption="GOR Jati"][/caption]

Okay, agenda hari pertama adalah menyaksikan seleksi tahap I, kemudian menyaksikan Kick Andy di siang hari nya. Belum ada agenda tour asrama. Ehm dalam hati, jika memang tidak ada, saya akan mengajukan proposal kunjungan ke asrama, apapun hasilnya, pokoknya ajukan dulu :P . Ternyata kunjungan asrama ada di agenda hari ke -2 !!! Yiiihaaaa.... saya pun bersorak senang, joget-joget kecil bersama Titiw, alhasil rekan blogger lainnya , Didut hanya tertawa menyaksikan jeritan-jeritan senang rekan-rekannya ini.

Sebelum berkunjung ke asrama PB Djarum, saya banyak sekali dapat informasi bahwa PB yang satu ini lain daripada yang lain. Selain konsep nya yang memberikan beasiswa penuh bagi anggota PB, fasilitas yang ada disini juga tidak main-main. Mau tahu apa saja hasil temuan saya disana?

1. Hall of Fame

Begitu masuk area GOR, kita sudah disuguhi area yang diberi nama Hall of Fame. Apa sih itu? Area ini berisi foto mantan pemain berprestasi dari PB Djarum, lengkap dengan catatan prestasi masing-masing. Mulai dari Liem Swie King, Hastomo Arbi, Alan Budikusuma, sampai Sigit Budiharto, pokoknya lengkap deh semuanya. Tak hanya itu, bahkan official T-Shirt Djarum masing-masing pemain pun dibingkai cantik dan dipajang di area GOR. Saya pun menghabiskan waktu berjam-jam sendiri melotot di Hall of Fame, itu belum dihitung dengan foto-foto ratusan kali.

[caption id="attachment_273" align="aligncenter" width="220" caption="Hall of Fame"][/caption]

2. Lapangan



[caption id="attachment_274" align="aligncenter" width="332" caption="Suasana GOR"][/caption]



Masuk area lapangan, saya langsung merinding disko. Wuaaaaah, area latihan GOR ini besaaaaaar sekali kawan! Total ada 16 lapangan , terdiri dari lapangan kayu dan karet. Nggak ada ceritanya deh calon atlet jagoan kita harus berlama-lama ngantri lapangan. Selain itu kalau kita melipir ke pinggir sedikit, terdapat alat-alat fitness yang lengkap! Wah!

Lapangan juga dilengkapi dengan lapisan karet dengan ketebalan yang sudah diatur sehingga membantu kelenturan lapangan, dimana hal ini sangat berguna untuk mencegah kemungkinan atlet cedera. Dan yang menarik adalah, ini ternyata tidak dimiliki oleh klub lain di Indonesia atau bahkan di dunia! Waah Hebaaaat !

3. Ruang fisioterapi dan Kantin

Di dekat area latihan, ada ruangan fisioterapi yang berfungsi sebagai tempat pemulihan para atlet kalau-kalau ada yang cedera atau sekadar memperbaharui fungsi-fungsi gerak mereka. Maklum deh, kemarin saya lihat ujian fisik di audisi aja udah ternganga, kebayang kan gimana latihan fisik sesungguhnya yang menguras tenaga dan kadang ada yang cedera sana-sini. Nah di ruangan inilah mereka dipulihkan kembali. Setiap atlet yang cedera sudah diatur jadwal fisioterapi nya oleh sang terapist.

[caption id="attachment_275" align="aligncenter" width="336" caption="Ruang Fisioterapi & Kantin"][/caption]

Kantin. Awalnya denger kata ini, saya ngebayangin kantin asrama dengan bangku bederet yang panjang nan membosankan. SALAH BESAR! Yang saya temukan adalah sebuah restoran modern yang bersih dan mengkilap, semua bangku dan meja tertata rapi. Di ruang makan ini juga ditempel informasi mengenai gizi dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, supaya adik-adik disana mengerti bagaimana pentingnya hal tersebut bagi tubuh mereka. Sempet ada niat untuk ngintip ke dapurnya mereka, saya penasaran juga sih anak-anak ini dikasih makan apa sih, kok masih kecil sudah bisa jumping smash, wara-wiri lari ambil bola ke pojok lapangan, trus maju untuk bermain-main di net, ...ppffiiuhh saya aja ngeliatnya udah sesek napas...hehehe....

Ternyata dewi fortuna belum berpihak kepada saya, acara masak-memasak belum dimulai. Namun saya sempet ngintip sedikit ke dalam, wuah dapurnya pun difasilitasi alat-alat masak dan cuci yang modern...ck ck ck...., pokoknya persis seperti yang saya bilang diatas, kantin asrama ini lebih layak dibilang restoran mahal nan modern! :)

4. Asrama atlet dan pelatih



[caption id="attachment_276" align="aligncenter" width="359" caption="Asrama"][/caption]

Salah satu bagian yang paling saya tunggu-tunggu. Ada apa sih di dalam sana? eits, tunggu dulu, nggak semua orang punya full akses kesana lho, so artinya saya dan Titiw termasuk manusia yang paling beruntung di muka bumi ini.

Kebetulan saya sempat ngobrol-ngobrol dengan salah satu penghuni asrama putera bernama Ken Chia (yang by the way sangat baby face sodara-sodari, pasti sebentar lagi bakal jadi idola baru para badmintonlovers J). Ia mengatakan kalau dirinya sangat senang dan kerasan berada di asrama PB Djarum. Selain karena asrama nya besar, ternyata fasilitas yang lengkap juga sangat dinikmati oleh atlet muda seperti Ken Chia.

“Saya senang di asrama ini, karena asrama nya gede dan fasilitas nya lengkap. Selain itu disini enak, banyak temennya….” Ungkap Ken Chia yang sebelumnya berasal dari sebuah klub bulutangkis di Jakarta.

Tak salah jika asrama ini ternyata merupakan salah satu alasan orang tua menginginkan anaknya masuk PB Djarum. Salah satu orang tua peserta dari Depok, mendaftarkan anak perempuannya karena fasilitas asrama PB Djarum sangat bagus dan orang tua pun tidak dikenakan biaya.

Jadi makin penasaraaaaaan….seperti apa sih asramanya?

Pertama masuk saya pikir ini kompleks town house atau perumahan mewah, dan ternyata inilah asrama yang dimaksud. Iyak, bangunan abu-abu bertingkat nan modern ini adalah tempat tinggal para atlet dan pelatih. Asrama atlet putra terletak di sebelah kanan dan putri di sebelah kiri, sementara tempat tinggal pelatih ditengah keduanya. Pertama saya mengunjungi asrama putra dulu, begitu masuk suasana hening karena mereka ternyata sedang latihan. Akhirnya kami pun membelot ke asrama putri yang kurang lebih bentuknya sama. Atlet yang senior ditempatkan di lantai bawah, dan adik junior nya di lantai atas. Masing-masing asrama putra dan putri terdiri dari 20 kamar, dan 1 kamar diisi oleh 2 orang atlet.

Lihat sana-sini, ternyata asrama ini dilengkapi juga dengan ruang pantry, ruang cuci, ruang loker tempat baju yang sudah selesai dicuciin dan disetrikain (iyak, ini termasuk fasilitas asrama juga lho) dan ruang koper. Apa? iya beneran, ruang koper.

Lagi asyik jepret sana sini tiba-tiba saya dan Titiw mendengar alunan lagu dari sebuah kamar yang pintunya terbuka dan seseorang pun keluar dari kamar itu. Seseorang yang wajahnya sangat familiar. Deg. Setelah dorong-dorongan barbar bersama Titiw akhirnya kami memberanikan diri untuk menghampiri penghuni kamar tersebut. Dan tak lain tak bukan sodara-sodari, dia adalah Rosaria Pungkasari (ranking 6 nasional, 162 dunia). Setelah basa-basi dengan suara bergetar karena nervous akhirnya kami diizinkan ngintip kamarnya Rosaria yang saat itu masih berseragam PB Djarum karena baru saja selesai latihan. Sebelum kami masuk, Rosaria berbicara sebentar dengan rekan nya yang ternyataaaaaaa adalaaah ..... Fransiska Ratnasari (ranking 3 nasional, 28 dunia).

Beneran deh, rasanya mau loncat-loncat.... kalo perlu salto, saking senengnya, namun sebagai blogger yang tugas utamannya meliput, saya dan Titiw pun menahan gejolak kegirangan kami dengan sekuat tenaga. Masuk kamar Nana (panggilan Fransiska), bak petugas crime scene investigation saya pun langsung mengabadikan tiap benda dan tiap sudut kamar itu. Sungguh kamar yang nyaman, dengan jendela yang tinggi dan tirai menjuntai di sebelah meja belajar mereka. Kamar nya pun cukup besar untuk dihuni dua orang. Dengan fasilitas AC di tiap kamar, makin bikin suasana kamar lebih nyaman untuk istirahat.

[caption id="attachment_277" align="aligncenter" width="346" caption="Suasana asrama puteri"][/caption]

Setelah puas tanya ini itu dan berpose bersama dua atlet tunggal putri ini, kami pun pamit dan tak lupa memberi ucapan sukses untuk keduanya. Walaupun sudah keluar kamar, kami sadar kalau masih berada di kompleks asrama, so kami memutuskan untuk tidak loncat-loncat riang gembira, alhasil kita hanya saling tertawa lebar sambil ber *tos-tosan* ria :D

5. Mading

Kenapa sih mading aja pake diceritain? Tunggu dulu, jangan salah, ini bukan mading biasa yang isinya DUDU (dari untuk dari untuk) atau sekadar cerpen dan kuis teka-teki silang. Mading di kompleks asrama PB Djarum ini ada objective nya sendiri lho. Mading ini ada yang berisi kliping pemain dan mantan pemain lengkap dengan informasi prestasi mereka, tak hanya pemain Indonesia, namun juga pemain dari negara lain. Apa sih pentingnya? tentunya untuk memberi pengetahuan untuk adik-adik penghuni asrama mengenai siapa yang saat ini menguasai arena bulutangkis dunia, diharapkan dengan mereka tahu, mereka akan bisa memetik pelajaran dari para jawara tersebut.

[caption id="attachment_278" align="aligncenter" width="337" caption="Mading "][/caption]

Selain itu yang paling saya suka adalah mading berisi motivational quotes atau kutipan/pepatah yang isinya sungguh menggugah semangat! Quotes ini tak hanya ditempel di satu area saja, namun tersebar di asrama, kantin, GOR, dan area lainnya. Motivational quotes ini dipasang dimana-mana supaya tertanam di benak mereka bahwa motivasi dan semangat harus terus membara. Merdeka!

Selain itu informasi mengenai turnamen internasional juga ditempel di mading, so penghuni asrama pun bisa terus terupdate dan tentunya menjadi pemicu semangat juga untuk mereka. Pasti di hati kecil mereka berharap suatu hari nama merekalah yang tercantum disitu. :)

Demikian rekan-rekan sejawat,  informasi yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat untuk kita semua. Semoga ini juga membuka pikiran kita tentang pembinaan atlet muda dan membuang jauh-jauh bayangan kalau asrama itu tidak menyenangkan, nggak seenak dan senyaman di rumah, fasilitas nya minim, dan berbagai hal tidak menyenangkan lainnya, pokoknya semuanya salah besar deh. Pembinaan atlet dengan beasiswa, fasilitas latihan dan asrama dengan standard yang tinggi diharapkan dapat menjadi pondasi mereka untuk berlatih lebih giat dan nantinya dapat menorehkan nama baik Indonesia di ajang bulutangkis dunia!

Comments

  1. gw aja sampe ngiler liat fasilitas asramanya wew...

    ReplyDelete
  2. Abis duuut!! Btw Widy gambarnya digedein dooong.. biar mkita makin puassss! :D

    ReplyDelete
  3. siap Kakak, nanti saya gedein biar puas melototin gambar asrama nya yg bikin ngiriiiii......

    ReplyDelete
  4. iyaaa....dan inget ya, semua fasilitas ini GRATIS. :D

    ReplyDelete
  5. makin ngiri nih blum bisa kesana

    ReplyDelete
  6. hahahah, akupun yg udah ksana juga masih ngiri bangetttt sampe skarang.... :P

    ReplyDelete
  7. Ada yaa asrama dan fasilitas kayk gini di indonesia??? bener bener amaze diriku...mudah2an dengan adanya fasilitas ini, tumbuh dan berkembang atlet-atlet yang membanggakan dan dapat mengharumkan nama INDONESIA di kancah internasional.......

    ReplyDelete
  8. Hahaha, daku pun sempet syoook beraat, antara percaya dan gak percaya cyyyynn.....

    Iya semoga fasilitas ini bisa memotivasi adik-adik disana yah...Amien...

    ReplyDelete
  9. Really Cool...!!!!

    Ternyataaaa...ada juga yg kaya begini di Indonesia.
    Diteruskan fasilitasnyaaa...agar calon2 atlet makin giat berlatih, demi nama bangsa..

    Salam Olahraga !!

    ReplyDelete
  10. Bangettt!

    Doakan semoga bisa makin berprestasi yah.....Amiiin :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Tentang Si Glowing yang Menyilaukan Dunia Netyjen...

Have you ever ngerasain ini? Mau dua-duanya. Kayak cewe-cewe ababil yang ga mo keilangan fans yang lagi dipedekatein dua cowo, trus nyanyik : skali lagi maafkanlah, karna aku cinta kau dan diaaa.... *Gue nulis ini beneran sambil dengerin lagunya Ahmad Band yang Cinta Kau dan Dia..* Final bulutangkis perorangan ganda putra Asian Games 2018. AKU PENGEN DUA-DUANYA YANG MENANG BISA GASIIIH?

Menangisku di Jerman, Tersenyumku di All England ....

Hulaaaa, setelah mendapat ilham, akhirnya kelar juga ni postingan tur Yurop que. Selamat membaca ya, maaf kalau ada bahasa yang tidak bisa dimengerti, kadang gue sendiri juga nggak ngerti. Udah lama banget nggak liputan ke Jerman, terakhir tahun 2014 aja gitu, pas gw masih langsing (PENTING AMAT). Sekarang dapet kesempatan lagi liputan ke Jerman, rasanya seneng walopun nggak seseneng ke All England sih. Soalnya, medan pertempurannya berat cyyn. Dari suhu udara aja udah gak kukuw yes, dengan sesaljuan bertebaran, kite mesti menempuh perjalanan yang cukup jauh dan.... NANJAK. Again, bukannya mengeluh, tapi cuma nyeritain fakta aja koq. Namanya juga lagi ngeblog yekan. Eike sampe ngerekam itu perjalanan dari hotel ke hall, video nya udah dicepetin tapi tetep aja lamaa banget. Karena emang jauh sih. Jaraknya 1 km lebih lah, deket? cobain deh jalan kaki, nanjak, di suhu -2, angin-angin membara, lewatin kuburan, bawa tas raket/bawa tas kamera yang seberat gaban.

Asian Games 2018 : #TERIMAKASIHGINTING

Tiga kali sudah air mata eike jatuh saat nonton pertandingan bulutangkis. Pertama, waktu tim Thomas kalah dari Malaysia di Piala Thomas 2014. Kedua, waktu Owi/Butet dapet medali emas di Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Ketiga, final beregu putra Asian Games 2018. Selama tujuh tahun kerja bareng temen-temen atlet ini, eike belum pernah ngeliat apa yang eike liat di malam itu. Oke. Indonesia, jadi tuan rumah Asian Games. Tanding di hadapan publik Istora yang terkenal fantastis. Ditonton orang nomor satu di Indonesia, Presiden Jokowi. Sudah 16 tahun nggak dapet emas, sekarang main di Jakarta dan udah masuk final. Kebayang kan bebannya? Gak usah atletnya, gua aja yang penghias tribun doang tegang banget. Tapi eike terkejut seterkejutnya pas ngeliat Ginting masuk ke lapangan. Gini, saking seringnya ngeliat atlet tanding, bahkan kadang dari jarak deket pas motret di pinggir lapangan, eike jadi bisa ngebedain kalau dia lagi 'beda'. Semalam, yang eike liat itu seperti bukan Ginting.