:(
Yah, seperti bisa diliat dari icon diatas, mau nulis postingan ini rasanya gimana gitu.... sedihnya....hasil tahun lalu ternyata terseret ke tahun ini : Indonesia Tanpa Gelar. Target 3 gelar seperti tahun lalu pun kandas di tengah jalan. Bahkan pemain-pemain yang berlaga pun merupakan pemain di luar pelatnas.
Anyway, seperti yang sudah saya tebak, akan banyak tulisan: Tanpa Gelar, PBSI harus berbenah diri. Di banyak media, PBSI berjanji akan mengevaluasi kegagalan tahun ini , seperti yang diserukan tahun lalu.
Hmm info mengenai evaluasi ini akan saya posting di judul yang berbeda yah, skarang eike akan berikan hasil lengkap pertandingan final kemarin.
Mens Single :
Lee Chong Wei (MAS) - Taufik Hidayat (INA)
21-19, 21-8 , length : 37'
Womens Single :
Saina Nehwal (IND) - Sayaka Sato (JPN)
21-19, 13-21, 21-11 , length : 45'
Mens Double :
Fang Chieh Ming/Lee Sheng Mu (TPE) - Choo Gun Woo/Kwon Yi Goo (KOR)
21-16, 21-15 , length : 30'
Womens Double :
Kim Min Jung/Lee Hyo Jung (KOR) - Cheng Wen Hsing/Chien Yu Chin (TPE)
21-12, 12-21, 21-11 , length : 39'
Mixed Double :
Robert Mateusiak/Nadiedza Zieba (POL) - Hendra Setiawan (INA)/Anastasia Russkikh (RUS)
21-18, 22-20 , length : 36'
Mau yang lebih lengkap lagi? bisa klik di sini .
Yah, seperti bisa diliat dari icon diatas, mau nulis postingan ini rasanya gimana gitu.... sedihnya....hasil tahun lalu ternyata terseret ke tahun ini : Indonesia Tanpa Gelar. Target 3 gelar seperti tahun lalu pun kandas di tengah jalan. Bahkan pemain-pemain yang berlaga pun merupakan pemain di luar pelatnas.
Anyway, seperti yang sudah saya tebak, akan banyak tulisan: Tanpa Gelar, PBSI harus berbenah diri. Di banyak media, PBSI berjanji akan mengevaluasi kegagalan tahun ini , seperti yang diserukan tahun lalu.
Hmm info mengenai evaluasi ini akan saya posting di judul yang berbeda yah, skarang eike akan berikan hasil lengkap pertandingan final kemarin.
Mens Single :
Lee Chong Wei (MAS) - Taufik Hidayat (INA)
21-19, 21-8 , length : 37'
Womens Single :
Saina Nehwal (IND) - Sayaka Sato (JPN)
21-19, 13-21, 21-11 , length : 45'
Mens Double :
Fang Chieh Ming/Lee Sheng Mu (TPE) - Choo Gun Woo/Kwon Yi Goo (KOR)
21-16, 21-15 , length : 30'
Womens Double :
Kim Min Jung/Lee Hyo Jung (KOR) - Cheng Wen Hsing/Chien Yu Chin (TPE)
21-12, 12-21, 21-11 , length : 39'
Mixed Double :
Robert Mateusiak/Nadiedza Zieba (POL) - Hendra Setiawan (INA)/Anastasia Russkikh (RUS)
21-18, 22-20 , length : 36'
Mau yang lebih lengkap lagi? bisa klik di sini .
Tapi gak bisa kesel sama Lee chong wei! Dia emang jagoooo!! Huhu.. dan topik emang udah turun staminanya... yang bilang topik mainnya males2an mah berarti mereka gak ngerti bultang.. cih..
ReplyDeleteSetuju sejuta persen sama anda Tiw! LCW really really deserves this! defense tak tertembus lawan, footwork lincah, strategi serangan akurat, dan nafas puanjaaaang!
ReplyDeleteplus : dia bisa menghadapi tantangan bisingnya supporter Istora yang mendukung opik! gak kayak Sayaka Sato yang terpengaruh permainannya karna Istora memihak lawannya saat itu: Saina Nehwal.:P
salut buat saina nehwal...mainnya cantik banget...
ReplyDeletenah buat taufik...sebenernya musuh utama dia bukan lee chong wei...tapi dirinya sendiri...taufik belum habis...kalau dia mau dia pasti bisa...usia bukan alasan...peter gade aja bisa hehe
@Bung Yes : Saina saina sainaa...... daku pun salut sama dia Bung! Dia itu pekerja keras, dulu harus berjalan puluhan kilo buat latihan doang.... Siapa dulu dong pelatihnya? Atik Djauhari, orang Endonesah!!! ;)
ReplyDeleteSetuju ama Bung, kalo usia bukan masalah samse, liat juga Zhang Ning (CHN) yang udah di penutup karir nya jadi juara Olimpiade ! Bukhaan maeeennnn.................................................. !